Mengenal Kain Katun Suede / Cotton Suede, Sejarah dan Karakteristik. Katun suede adalah kain katun yang telah diproses untuk memberikan permukaan yang lembut dan berbulu halus dengan tekstur yang mirip dengan suede, yaitu kulit yang bagian bawahnya halus. Proses ini biasanya melibatkan penyikatan, pengamplasan, atau perlakuan kimiawi pada kain katun.
Cotton suede adalah bahan katun dengan permukaan sueding atau berbulu seperti suede biasa. Bahan ini bagus untuk membuat detail kain yang berbeda setelah diprint dan cocok untuk berbagai pakaian seperti kemeja, blouse, dan dress.
Istilah “katun suede” digunakan untuk kain katun yang diproses atau difinishing sehingga memiliki tekstur dan tampilan yang menyerupai kulit suede asli.
Jadi, ini bukan suede asli yang terbuat dari kulit hewan (domba, kambing, sapi, dll.), melainkan kain katun yang diberikan sentuhan akhir agar terasa lembut, berbulu halus, dan memiliki tampilan matte yang khas seperti suede.
Mengenal Kain Katun Suede / Cotton Suede, Sejarah dan Karakteristik
Apa itu Kain Suede?
Suede adalah jenis kulit, dan dapat dibuat dari semua jenis kulit hewan yang digunakan dalam produksi kulit biasa. Perbedaan utama antara suede dan jenis kulit lainnya adalah kain suede dibuat dari bagian bawah kulit hewan, sementara sebagian besar jenis kulit dibuat dari bagian atas kulit hewan.
Bagian bawah kulit hewan jauh lebih lembut daripada bagian luarnya, tetapi juga kurang tahan terhadap cuaca dan noda. Oleh karena itu, suede biasanya dianggap sebagai material mewah; meskipun daya tahannya kurang dari kulit biasa, suede jauh lebih lembut saat disentuh dan lebih nyaman saat dikenakan di kulit.
Dibandingkan dengan kulit biasa, suede jauh lebih permeabel, sehingga tidak memiliki manfaat kedap air seperti kulit. Oleh karena itu, sebaiknya kenakan pakaian suede di dalam ruangan atau dalam situasi di mana kondisi lingkungan yang buruk tidak mungkin terjadi.
Meskipun sebagian besar jenis kulit diproduksi dari kulit sapi, suede paling umum diproduksi dari kulit domba. Namun, jenis kulit hewan lain, seperti kulit sapi, kambing, dan rusa, juga dapat digunakan dalam produksi suede.
Dalam upaya mengurangi dampak pada hewan penghasil kulit dan mengatasi beberapa sifat negatif suede, produsen tekstil telah berupaya menciptakan beragam alternatif suede sintetis dengan tingkat keberhasilan yang bervariasi. Meskipun mustahil untuk benar-benar meniru sifat-sifat suede yang diinginkan, alternatif sintetis mungkin lebih murah atau lebih tahan lama daripada suede asli.
Sejarah Suede
Secara etimologis, istilah “suede” berasal dari istilah Prancis “gants de Suede”, yang secara harfiah berarti “sarung tangan Swedia”. Selama periode Romantis di Prancis, impor kulit Swedia menjadi sangat populer di kalangan bangsawan. Alih-alih menggunakan kulit luar hewan yang kasar, para perajin kulit Swedia telah menemukan cara untuk memanfaatkan kulit bagian dalam hewan yang lembut untuk membuat sarung tangan wanita yang sangat lembut.
Meskipun produksi suede terbatas pada sarung tangan selama beberapa dekade, para pengrajin di Swedia dan seluruh Eropa akhirnya menyadari bahwa potensi suede jauh melampaui sekadar produksi sarung tangan. Seiring waktu, produksi suede meluas ke jaket, sepatu, tas, dan aplikasi suede lainnya yang kita kenal sekarang.
Produksi suede merupakan fenomena yang relatif baru dalam sejarah manusia, tetapi manusia telah menggunakan kulit hewan untuk membuat pakaian dan aksesori selama ribuan tahun. Bukti dari zaman prasejarah menunjukkan bahwa masyarakat Neolitikum menggunakan kulit hewan sebagai sumber utama tekstil mereka, dan penggunaan kulit dan kulit dalam produksi kain terus berlanjut hingga saat ini. Perbedaan utama antara kulit masa kini dan kulit prasejarahnya terletak pada beragamnya produk kulit yang tersedia dan keterampilan teknis yang digunakan untuk mengembangkan material kulit modern.
Bagaimana Kain Suede Dibuat?
Proses pembuatan suede dimulai dengan penyembelihan hewan yang akan digunakan untuk membuat kain ini. Selanjutnya, hewan tersebut dikuliti, dan kulitnya dikeringkan.
Setelah kulit benar-benar kering, zat kimia alami bernama kapur digunakan untuk menghilangkan semua folikel rambut dari kulit. Selanjutnya, kulit terpapar enzim alami yang disebut tanin , yang membuat kulit menjadi lembam dan resmi mengubahnya menjadi kulit asli.
Tanpa tanin, kulit yang digunakan untuk membuat kulit akan tetap seperti produk hewani lainnya dan terurai seiring waktu. Tanin mencegah penguraian ini, dan proses pengaplikasian tanin disebut “penyamakan”.
Karakteristik Katun Suede
Berikut adalah beberapa ciri khas dari katun suede:
- Tekstur Lembut dan Halus: Ini adalah karakteristik utamanya. Permukaan katun suede terasa sangat lembut dan berbulu halus saat disentuh, mirip dengan beludru atau kulit suede asli.
- Tampilan Matte: Tidak seperti satin atau kulit mengkilap, katun suede memiliki tampilan yang cenderung tidak memantulkan cahaya banyak, memberikan kesan elegan dan mewah yang lebih kalem.
- Daya Serap: Karena dasarnya adalah katun, kain ini cenderung memiliki daya serap yang baik, membuatnya nyaman digunakan untuk pakaian.
- Fleksibel dan Jatuh Lembut: Katun secara alami fleksibel, dan finishing suede pada katun membuatnya memiliki drape (jatuh) yang lembut, cocok untuk berbagai jenis pakaian.
- Alternatif Ramah Hewan: Bagi mereka yang menghindari produk hewani, katun suede menjadi pilihan yang sangat baik untuk mendapatkan estetika suede tanpa menggunakan kulit asli.
- Perawatan Lebih Mudah: Umumnya, katun suede lebih mudah dirawat dibandingkan suede asli yang sangat sensitif terhadap air dan noda. Meskipun begitu, tetap disarankan untuk mengikuti instruksi perawatan khusus untuk kain tersebut.
Perbedaan dengan Suede Asli
Penting untuk diingat bahwa katun suede bukanlah suede asli. Berikut perbedaan utamanya:
- Bahan Dasar: Suede asli terbuat dari bagian dalam kulit hewan yang dihaluskan. Sedangkan katun suede terbuat dari serat katun yang diproses khusus.
- Sensitivitas Terhadap Air: Suede asli sangat rentan terhadap air dan mudah meninggalkan noda atau bercak jika terkena cairan. Katun suede, meskipun perlu hati-hati, umumnya lebih tahan terhadap air dibandingkan suede asli.
- Harga: Suede asli cenderung lebih mahal karena merupakan produk kulit alami dengan proses produksi yang lebih kompleks. Katun suede biasanya lebih terjangkau.
Mengenal Kain Katun Suede / Cotton Suede, Sejarah dan Karakteristik
Apa Saja Jenis Kain Suede yang Ada?
Meskipun hanya ada satu jenis suede asli, ada beberapa alternatif untuk kain ini yang dapat disebut suede dalam keadaan tertentu.
1. Suede
Meskipun ada banyak alternatif suede di pasaran, hanya kulit popok yang berasal dari hewan yang dapat disebut sebagai suede asli.
2. Ultrasuede
Ultrasuede adalah salah satu alternatif suede pertama yang hadir di pasaran. Dikembangkan pada tahun 1970 oleh ilmuwan Jepang Miyoshi Okamoto, sebagian besar Ultrasuede terbuat dari 80% serat mikro poliester dan 20% plastik poliuretan. Tidak seperti suede berbahan dasar hewan, Ultrasuede dapat dicuci dengan mesin cuci dan dikeringkan dengan mesin pengering.
3. Alcantara
Alcantara adalah nama dagang lain untuk Ultrasuede. Alcantara dikembangkan sebagai bagian dari usaha patungan antara Toray Industries Jepang dan perusahaan Italia, Alcantara. Kain ini praktis identik dengan Ultrasuede, dan seperti kain sintetis serupa ini, Alcantara dapat dicuci dengan mesin. Meskipun Ultrasuede lebih umum digunakan dalam aplikasi industri dan konsumen umum, Alcantara lebih umum ditemukan pada interior kendaraan mewah dan lapisan tas desainer.
4. Suede Sutra
Sutra dapat mengalami proses kimia yang membuatnya memiliki tekstur serupa dengan suede. Sutra suede memiliki semua keunggulan sutra, dan tidak seperti suede biasa, sutra suede dapat dicuci dengan mesin.
5. Katun Suede
Seperti sutra suede, katun suede telah mengalami proses kimia yang membuat permukaan luarnya kasar sehingga menyerupai suede. Jenis tekstil ini dapat dicuci dengan mesin.
Katun suede sering digunakan untuk berbagai produk seperti jaket, celana, rok, tas, atau bahkan pelapis furnitur, memberikan sentuhan mewah dan nyaman.
Jasa Print Kain Katun Suede
Apakah Anda memiliki jenis kain tertentu dalam pikiran atau sedang mencari jasa print kain untuk proyek spesifik? Bergabung bersama kami Baju kertas & Co.
Sejarah Singkat Baju kertas & Co

Baju kertas & Co merupakan perusahaan yang bergerak di bidang percetakan kain sejak tahun 2017. Dengan menggunakan teknologi terbaru dari mesin Italia yang dapat menjamin hasil cetak kain cemerlang dan tinta original yang bersertifikasi OEKO-TEX, dapat menghasilkan warna kain yang berkualitas.
Hingga saat ini, kami telah memproduksi banyak produk terutama selendang untuk brand hijab ternama di seluruh Indonesia. Kami menawarkan banyak solusi untuk bisnis fashion, mulai dari langkah awal seperti konsultasi tentang masalah desain melalui produksi hingga produk jadi yang berkualitas, desain dan hasil warna yang sangat akurat hingga penyelesaian produk seperti kontrol kualitas yang baik.
Mesin Printing Kain

Salah satu metode produksi kami adalah Direct To Fabric Reactive and Disperse. Dengan menggunakan mesin terbaik dari Italy yaitu Epson Monna Lisa, yang dapat menghasilkan warna yang lebih tajam dan desain yang detail. Monna Lisa yang ditenagai oleh Epson PrecisionCore, akan membawa yang biasa menjadi yang luar biasa.
Menjanjikan warna tak terbatas hingga 8 konfigurasi warna, waktu produksi yang singkat, peluang ekonomi yang lebih hijau, dan dampak lingkungan, yang ditandai dengan efek kromatik dari dampak visual yang luar biasa, membuat kain dan nilai merek pasti akan meningkat, didukung oleh tinta dari artificial For-Tex UK, dan telah diberi label oleh OEKO-TEX dan “Blue-Sign”.
Pencetakan Sublimasi Dengan Teknologi Terbaik Untuk Hasil Berkualitas Tinggi

Sublimasi adalah teknik produksi cetak dengan menggunakan media seperti kertas. Sebuah desain akan diaplikasikan pada kertas cetak melalui mesin cetak sebagai tahap awal yang kemudian akan dilanjutkan ke proses press, dimana nantinya kertas cetak atau transfer akan dipres ke permukaan kain pada suhu tertentu sehingga desain akan berpindah ke permukaan kain melalui proses sublimasi.
Bajukertas & Co menggunakan Efi Reggiani NEXT Plus memastikan hasil cetak berkualitas tinggi dengan sentuhan tangan paling lembut, warna cerah, detail tajam, dan gradien halus yang sesuai dengan standar hijau. Mesin ini juga menawarkan cetakan ramah lingkungan dan berkualitas tinggi dengan sifat tahan luntur basah dan kering yang sangat baik, gamut warna yang lebar dan cerah, serta ketajaman detail yang luar biasa.
Bajukertas & Co juga menggunakan Mimaki sebagai produksi sublime printing. Teknologi cetak asli Mimaki dengan pencetakan sublimasi berkecepatan tinggi baru dengan produktivitas dan kualitas gambar tinggi, menyiapkan panggung untuk masa depan pencetakan tekstil digital.
Bajukertas & Co menggunakan Monti Antonio untuk proses luhur yang baru. Metode eksklusif untuk memanaskan silinder, sistem Monti Antonio memungkinkan kontrol optimal atas viskositas berbagai polimer (PUR, termoplastik, peka tekanan), menjamin distribusinya yang seragam sempurna dan oleh karena itu aksi ikatan yang merata dan konsisten.
Pemeriksaan Kain

Kami juga memiliki mesin inspeksi kain dari Unitech. Mesin ini berfungsi untuk memeriksa dan meminimalisir cacat dan reject pada tahap akhir produksi. Mesin ini juga berfungsi untuk meningkatkan akurasi penghitungan jumlah produk dan menghemat waktu pada tahap Quality Control.
Lingkungan Keberlanjutan
(Gunakan 100% Gas Alam Terkompresi dan Lebih Sedikit Jejak Karbon)
Tumbuhnya kesadaran akan perubahan iklim telah menempatkan isu keberlanjutan teknologi dan proses sebagai agenda utama tujuan masa depan banyak perusahaan. Dalam hal kelestarian lingkungan, solusi inkjet memungkinkan pengurangan konsumsi air dan energi serta pasca perawatan yang lebih rendah. Komponen kimia yang digunakan dalam pencetakan inkjet (tinta, pengental, deterjen, dan bahan pembantu lainnya) digunakan dalam jumlah yang lebih sedikit daripada yang dibutuhkan oleh proses tradisional, sehingga mengurangi emisi dan konsumsi.
Untuk masalah ini, Bajukertas & Co berupaya berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dengan memanfaatkan teknologinya untuk mengurangi dampak lingkungan dengan menggunakan metode pewarnaan digital yang ramah lingkungan, mengurangi pemborosan air, dan mengurangi emisi karbon.
Hasil Cetak Berkualitas Tinggi Untuk Brand Anda
Kain print menjadi favorit setiap brand fashion di Indonesia. Tak hanya brand hijab, banyak juga brand fashion apparel dan brand clothing pria yang ingin menggunakan desain printing eksklusif untuk koleksinya. Dengan teknologi yang tersedia di Bajukertas & Co, kami siap berekspansi ke segmen yang lebih luas dan juga meningkatkan kualitas produk, terutama dengan mampu mencetak bahan katun dan viscose yang sebelumnya tidak dapat diproduksi.
Seni Merajut Karya Baju kertas & Co

Baju kertas & Co menambahkan layanan terbarunya yaitu knitting production. Dengan layanan baru ini, kami berharap pemilik merek dapat berkembang lebih jauh. Tidak hanya produk percetakan tapi juga produk rajut. Karena pada tahun 2025, produk rajut akan banyak diminati oleh para pecinta fashion dari segala kalangan. Untuk produksi knit, kami juga menggunakan mesin terbaik untuk menghasilkan produk knit yang bagus dan premium.
Mengenal Kain Katun Suede / Cotton Suede, Sejarah dan Karakteristik
Bajukertas & Co HQ
Hubungi Kami :
- Alamat : Jalan Cisirung No. 136A, Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, 40239
- Call/Whatsapp : +6281944316969
- Google Map : https://maps.app.goo.gl/

